Social Movement in Latin America


Secara garis besar dalam menjelaskan proses pergerakan sosial di Amerika latin, terbagi ke dalam 4 model pergerakan yakni pergerakan nasional, pergerakan buruh, pergerakan pedesaan, dan pergerakan baru. Pergerakan nasional adalah jenis pergerakan yang dipelopori oleh para nasionalis yang beranggotakan masyarakat menengah ke bawah juga bisa berasal dari para imigran yang mendapat perlakukan diskriminasi akan hak-hak politiknya. Pergerakan ini hadir sebagi sebuah bentuk  perlawanan atas sistem state led insdutry yang membuat negara menjadi semakin terintegrasi ke dalam sistem dunia. Karena gerakan ini juga merupakan perlawanan terhadap imperialisme serta dominasi asing sehingga biasa juga disebut dengan gerakan sosialisme populis. Di beberapa negara di Amerika Latin telah banyak melahirkan pelopor pergerakan ini sebagai contoh di Argentina, lahir gerakan Peronista yang partisipannya berasal dari masyarakat serta imigran dan aktif dalam menyuarakan keseteraan sosial dalam masyarakat. Gerakan ini banyak melakukan program pembangunan yang pro terhadap masyarakat miskin sehingga menjadikannya sebuah pergerakan yang sangat populer. Meskipun pergerakan ini tergolong fasis dan autoritarian namun justru menjadi contoh bagi sebagian pergerakan di negara-negara latin amerika lainnya seperti Kuba dan Venezuela.

            Pergerakan di Venezuela oleh Hugo Chavez juga membawa nafas yang sama dengan Peronista. Chavez menyuarakan penentangannya terhadap model perekonomian yang ditawarkan oleh Washington dan akhirnya menjadi snagat populer di kalangan masyarakat ditandai dengan terpilihnya Chavez sebagai presiden 1998 hingga kini. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa pergerakan nasional mampu mendapat tempat di hati masyarakat sebab berfokus pada semangat nasionalisme yang diyakini sebagai instrumen utama yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat. Hal ini juga diakarenakan oleh visi pergerakan yang berorientasi pada perubahan sistem politik nasional yang sangat imperialis serta adanya dominasi NGO. NGO bagi Amerika Latin menjadi momok tersendiri sebab sebagian besar merupakan perpanjangan tangan bagi pihak asing . NGO hanya merusak sistem demokrasi dengan mengambil alih program-program sosial dari masyarakat lokal dan menciptakan ketergantungan yang akut terhadap pihak asing. Populis lahir sebagai bentuk perjuangan serta kesadaran bahwa pengambil alihan kekuasaan negara harus dilakukan demi menghubungkannnya dengan kepentingan lokal dengan cara membela kepmilikan publik dan nasional dari perusahaan-perusahaan multinasional,

            Pergerakan buruh juga merupakan salah satu bentuk pergerakan yang telah lama berkembang di Amerika Latin yaitu pasca terjadinya revolusi industri. Dengan bentuk perkumpulan pekerja yang terorganisir dengan latar belakang ideologi yang beragam antara lain anarkisme, sindicalisme  dan sosialisme.  Dan pada periode awal 1930 pegerakan ini semakin menguat ditandai dengan kemampuan mereka dalam melumpuhkan aktifitas perekonomian secara umum. Salah satu contoh dari kesuksesan pegerakan buruh yaitu yang terjadi di Chile pada masa kepemimpinan Savador Allende. Pada masa ini, pegerakan buruh menjadi sangat besar ditandai dengan hadirnya sejumlah firma dan kelompok distributor untuk mengahadapi pasar gelap namun dengan cara yang sah/legal. Bahkan di daerah pedesaan, aktifitas politik semakin meningkat dengan bermunculannya dewan petani di banyak wilayah. Di Mexico pergerkan buruh menjadi pergerakan yang semakin radikal dan semakin besar utamnya pasca masuknya Mexico ke dalam NAFTA. Beberapa bentuk pergerakan buruh sukses menjadi sebuah kekuatan politik (partai politik) sehingga memiliki kapabilitas dalam mengangkat isu-isu penitng yang sebelumnya tidak pernah tersentuh oleh pemerintah misalnya seperti perumahan , kesehatan, lingkungan kerja dan transportasi bagi para buruh.  Adapun pergeralan pedesaan hadir bukan sebatas pada persoalan lahan tetapi mengangkat sebuah isu yang jauh lebih luas lagi yakni persoalan etnisitas dan persoalan lingkungan. Biasanya pegerakan ini muncul atas sebuah bentuk ekspresi akan sebuah situasi sehingga kemunculannya akan selalu  berkelanjutan. Adapun yang disebut dengan pergerakan baru di Amerika Latin pada umumnya terdiri dari gerakan gender, gerakan etnik, gerakan hak asasi manusia, dan gerakan lingkungan.

            Kesimpulannya adalah pergerakan sosial di amerika latin sangat berperan penting dalam meningkatkan proses demokratisasi serta menjadi sebuah media pendidikan politik masyarakat. Proses ini juga menyatukan perbedaan yang ada di masyarakat menjadi sebuah masyarakat dengan visi yang sama sehingga lebih mempermudah dalam menyelesaikan berbagai perosalan sosial yang ada. Pengalaman akan masa-masa kediktatoran dan imperialisme merupakan sebuah batu loncatan bagi negara-negara di Amerika Latin serta menjadi sebuah alat batu bagi negara-negara di Amerika Latin untuk memperoleh model pemerintahan yang tepat baginya. Dan telah terbukti dengan tersejahterahnya masyarakat minoritas di Amerika latin dengan model pemerintahan yang populis sebagai hasil dari pergerakan sosial yang populis. Meski tidak termodernisasi namun Amerika Latin tampaknya telah memperoleh kesejahteraan yang nyata dari pemerintah yakni terpenuhinya pendidikan, perumahan, dan kesehatan yang gratis bagi semua level sosial.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s